Sekilas dan Sedikit tentang Domain Name System

DNS adalah singkatan dari Domain Name System, yang berfungsi menerjemahkan alamat ip komputer dengan alamat yang lebih kita mengerti. Dimana setiap komputer yang terhubung ke internet harus punya ip address. Ip addres bisa diibaratkan sebagai nama dari komputer namun tentu kita kesulitan bila menghapal 202.168.29.105 dan lebih mudah menghapal cobaaja.co.id karena hal tersebut DNS diperlukan untuk membuat kita lebih mudah menghapal dengan bahasa kita dan bukan bahasa komputer.

Kecil kemungkinan kita mampu untuk mengingat semua alamat IP yang berupa angka tersebut yang jumlahnya sangat banyak. Kita akan lebih mudah mengingat nama daripada angka untuk mengenali identitas suatu komputer/server.

Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server komputer seperti web server atau email server di jaringan komputer ataupun internet. Nama domain
berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit
yang dikenal sebagai IP address. DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing), manusia pada umumnya lebih memilih untuk menggunakan nama host dan nama domain

Salah satu pengguna DNS adalah pengakses internet, tapi pengakses internet tidak perlu membuat DNS Server karena bisa menggunakan DNS server yang disediakan oleh ISP. Pengguna DNS selanjutnya tentu saja adalah ISP, dan mereka yang mengelola domain dan webserver. Salah satu nya adalah PANDI.

Beberapa data yang disimpan di dalam DNS diantaranya:

  • A record atau catatan alamat memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit (untuk IPv4).
  • AAAA record atau catatan alamat IPv6 memetakan sebuah nama host ke alamat IP 128-bit (untuk IPv6).
  • PTR record atau catatan penunjuk memetakan sebuah nama host ke nama kanonik untuk host tersebut. Pembuatan rekod PTR untuk sebuah nama host di dalam domain in-addr.arpa yang mewakili sebuah alamat IP menerapkan pencarian balik DNS (reverse DNS lookup) untuk alamat tersebut.
  • CNAME record atau catatan nama kanonik membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.
  • ‘[MX record]] atau catatan pertukaran surat memetakan sebuah nama domain ke dalam daftar mail exchange server untuk domain tersebut.
  • SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority) mengacu server DNS yang mengediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet.
  • NS record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut. Pewakilan bergantung kepada rekod NS.
  • SRV record adalah catatan lokasi secara umum.

Popular Tags for the article:

Domain Name System (DNS) berfungsi untuk, Domain Name System (DNS) berfungsi untuk …, Domain Name System (DNS)berfungsi untuk, domain name system DNS berfungsi untuk, sekilas dns server, sekilas tentang domain name

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogplay
  • BlinkList
  • blogmarks
  • Blogosphere News
  • connotea
  • LinkaGoGo
  • LinkedIn
  • Live
  • MyShare
  • MySpace
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Webnews.de
  • Yahoo! Bookmarks
  • Yahoo! Buzz

Related posts:

  1. Membuat Hotspot dengan Mikrotik
  2. Instalasi Squid di Red Hat Fedora Core 1
  3. Ayo Install DD-WRT pada Linksys WRT54GL
  4. Message Filter di Evolution Mail Client
  5. Cara install Linux dengan USB Drive

Leave a Reply